tag:

28 August 2008

RED CLIFF: Waiting for The Greatest Battle Ever Happened on Earth



Title:
Chi bi (2008)
a.k.a Red Cliff

Director:
John Woo

Writers:
Khan Chan
Cheng Kuo

Casts:
Chen Chang, Yong Hou, Jun Hu, Takeshi Kaneshiro, Tony Leung Chiu Wai, Zhou Yu, Chiling Lin, Shido Nakamura

Plot:
In 208 A.D., in the final days of the Han Dynasty, shrewd Prime Minster Cao Cao convinced the fickle Emperor Han the only way to unite all of China was to declare war on the kingdoms of Xu in the west and East Wu in the south. Thus began a military campaign of unprecedented scale, led by the Prime Minister, himself. Left with no other hope for survival, the kingdoms of Xu and East Wu formed an unlikely alliance. Numerous battles of strength and wit ensued, both on land and on water, eventually culminating in the battle of Red Cliff. During the battle, two thousand ships were burned, and the course of Chinese history was changed forever.

Note:
Duh ni film kenapa sih ngga diputer di Blitz juga?? Gue jadi nguber-nguber deh ke 21. Untung ajah masih keburu, sekalipun nemenin temen pacaran :D Masih dapet di salah satu bioskop yg bagus lah.

Sekalipun terbagi dalam 2 bagian (kayak Kill Bill) tapi part 1 ini asyik banget. Sekalipun asyik, film ini terasa segmented karena penontonnya wajib kenal dengan background cerita Three Kingdoms. Cerita ini adalah sejarah China yang melegenda. Buat yang suka sejarah (dan gamers) biasanya kenal dengan cerita ini. Tapi buat awam (yang rata-rata cewek) bakal bosen nonton film ini. Kalo warga China dan Hong Kong sih ngga bakal masalah dengan backround cerita film ini. Tapi bayangkan kalo mereka nonton film tentang Perang Diponegoro, kayaknya bakal sama seperti penonton awam Red Cliff.

Gue bisa bilang film ini karena gue cukup kenal dengan Three Kingdoms (sekalipun baru tau ada perang Red Cliff di film ini) tapi buat yang awam sama sekali bakal ketiduran karena bosen seperti ceweknya temen gue.

Tapi bisa juga kali ya menikmati film ini kalo kita mencoba membebaskan kepala dan ekspektasi atas film ini. Karena cerita film ini sih cukup fokus menceritakan pertempuran-pertempuran awal sebelum Battle of Red Cliff dan obrolan strategi-strateginya. Pengenalan karakter-karakter legend-nya juga keren-keren. Adegan pertempurannya megah sekaligus canggih. Visualisasi dari strategi perangnya dapet banget. Gaya kolosal pertempurannya bisa dibilang penyempurnaan dari adegan pertempuran kolosal di film-film perang sebelumnya. Thanks to Braveheart yang udah bikin adegan pertempuran realis sebelumnya.

Sekalipun kolosal, perlu dicatat bahwa film ini adalah film John Woo yang paling ‘halus’. Buat penyuka film-film besutan John Woo tentunya kenal dengan ‘trade mark’-nya yang keras dan cenderung kasar. Inget aja A Better Tomorrow Saga yang keras dan brutal. Kalo kesimpulan gue sih, John Woo ngga ‘main kasar’ di Red Cliff karena mungkin dia menganggap Three Kingdom terlalu agung untuk divisualkan dengan keras.

Dari awal sampai akhirnya, film ini dihiasi cast dengan nama-nama besar dan terkenal. Dari sisi penyampaian karakter dan aktingnya sih cukup enak. Cuma kalo diliat-liat lagi karakter yang ditampilkan masih sebatas cocok dengan pemerannya. Misalnya Takeshi Kaneshiro memang pantas memerankan Zhuge Liang tapi masih belum lepas dari pesona pribadi Takeshi sendiri. Enak banget liat Takeshi Kaneshiro jadi ahli strategi dan aktor intelektual di sini tapi masih sebatas dalam ‘versi’nya sendiri.

Terlepas dari apa pun kelebihan dan kekurangan yang ada, film ini cukup sukses menggiring gue untuk menunggu kelanjutannya; pertempuran terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah dunia!

No comments: